Palu – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, menerima kunjungan delegasi dari Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Federal Germany di Galeri IKM Pangan dan Kerajinan, Selasa (2/12/2025). Kunjungan tersebut turut didampingi perwakilan dari GIZ Germany, GIZ Indonesia, serta KFW Indonesia.
Kadis Perindag hadir bersama Kepala UPT Pengembangan Produk Industri Pangan dan Kerajinan Disperindag Sulteng, Hapit Tolla, beserta jajaran terkait dalam menyambut rombongan delegasi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda delegasi dalam meninjau implementasi kerja sama pembangunan Indonesia – Jerman, khususnya dukungan GIZ di Sulawesi Tengah yang berlangsung sejak 29 November hingga 2 Desember 2025. Beberapa daerah yang menjadi fokus kunjungan meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi memperoleh penjelasan terkait upaya pemberdayaan industri kecil menengah (IKM) sektor pangan dan kerajinan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta berbagai bentuk dukungan kerja sama Jerman yang telah memberikan kontribusi bagi peningkatan kapasitas pelaku usaha.
Salah satu objek utama yang ditinjau adalah program pengembangan Rumah Pangan, di mana delegasi berdialog langsung dengan pengelola dan pelaku IKM untuk memahami bagaimana kerja sama yang terjalin mampu mendorong peningkatan kualitas produk, penguatan organisasi UKM, serta mendukung promosi kawasan cagar biosfer sebagai identitas ekonomi daerah.
Kadis Perindag Sulteng, Richard Arnaldo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Federal Germany melalui GIZ dan KFW atas dukungan nyata yang telah diberikan kepada Sulteng.
Delegasi menyambut baik capaian yang telah diraih dan menyatakan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana
029.Gubernur Sulawesi Tengah dalam pendapat akhirnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi DPRD, khususnya Pansus, dalam merumuskan dokumen strategis ini. Ia menekankan bahwa RPJMD adalah pijakan penting dalam menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan, dengan harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Gubernur juga menyampaikan kabar baik terkait alokasi program strategis dari pemerintah pusat, seperti pencetakan sawah baru seluas 6.000 hektare dan pengembalian beberapa anggaran ke pusat sebesar Rp151 miliar. Hal ini, menurut beliau, menjadi sinyal positif bagi masa depan pembangunan Sulawesi Tengah, termasuk peningkatan potensi PAD melalui kerjasama lintas sektor.
Acara ditutup dengan semangat optimisme dan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk terus memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat Sulawesi Tengah melalui implementasi RPJMD 2025–2029 yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sumber Rilis : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana