Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah (Disperindag Sulteng) melalui Kepala UPTD Pengawasan dan Perlindungan Konsumen bersama staf menghadiri seminar “Artificial Intelligence, Digital Payments, and Innovations” dalam rangkaian Posalia Sulteng Digifest Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Rabu (12/8/2026), di Sriti Convention Hall Palu.
Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital, khususnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), sistem pembayaran digital, serta berbagai inovasi yang dapat mendukung transformasi ekonomi di Sulawesi Tengah.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yakni Wali Kota Palu, Juan Kanggrawan, dan Franz Hansa. Diskusi dipandu oleh Intan Erlita selaku moderator yang mengarahkan jalannya pembahasan terkait perkembangan teknologi, digitalisasi, serta peluang inovasi di tengah pesatnya transformasi digital.
Kehadiran jajaran UPTD P2K Disperindag Sulteng dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program dan inisiatif Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital di Sulawesi Tengah. Seminar juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan aparatur mengenai perkembangan teknologi yang semakin berperan dalam berbagai sektor, termasuk perindustrian dan perdagangan.
Pemanfaatan AI dan sistem pembayaran digital dinilai memiliki peluang besar dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas pelayanan, serta daya saing dunia usaha. Digitalisasi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas akses pasar dan mengembangkan model bisnis yang lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Posalia Sulteng Digifest 2026, Disperindag Sulteng terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi digital.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan serta inspirasi bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, inovatif, dan produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana