(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Melalui Rakor Operasi Ketupat Tinombala 2026, Disperindag Sulteng Paparkan Strategi Jaga Stabilitas Harga Bapok

10 March 2026

Palu, 10 Maret 2026 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Kepala UPT Pengawasan dan Perlindungan Konsumen (PPK), Patricia Zulkifli Yabi, menyampaikan materi terkait Upaya Menjaga Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Kesiapan Operasi Ketupat Tinombala 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh dalam rangka kesiapan pelayanan Polri selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, serta dihadiri jajaran pimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, perwakilan Komando Daerah XXIII Palaka Wira, Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah lainnya. Turut hadir Kepala Seksi Pengawasan Barang dan Jasa, Tertib Niaga dan Penegakan Hukum, Ridwan N. Ali, serta Pejabat Fungsional Pengawas Perdagangan.

Dalam paparannya, Kepala UPT PPK menyampaikan bahwa menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H, ketersediaan dan stok barang kebutuhan pokok di pasar rakyat, distributor, dan ritel terpantau relatif aman dan diperkirakan mencukupi hingga sekitar dua bulan ke depan. Sementara itu, stok beras diperkirakan cukup hingga tiga bulan dengan harga yang masih relatif stabil. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang perlu diantisipasi potensi kenaikan harga, antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, daging sapi, dan minyak goreng. Kenaikan harga tersebut umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya. Hingga saat ini, distribusi barang kebutuhan pokok juga terpantau lancar dan tidak ditemukan indikasi penimbunan.

Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan berbagai langkah strategis, antara lain pemantauan harga harian di 15 pasar rakyat pada 13 kabupaten/kota, pemantauan stok di tingkat distributor dan subdistributor, serta pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara berkala.

“Selain itu, pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, OPD teknis, BUMN pangan, serta para pelaku distribusi untuk memastikan pasokan tetap terjaga. Melalui langkah-langkah tersebut diharapkan kondisi harga tetap stabil, ketersediaan barang kebutuhan pokok aman, dan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang,” tambahnya.


Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana