(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

JELANG IDUL FITRI 1447 H, PEMPROV SULTENG SIDAK HARGA DAN STOK BAHAN POKOK

17 March 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Abdul Rahman, Pengawas Perdagangan Ahli Muda Siti Maimunah, Surveyor Perdagangan Arisandi, serta Pengawas Perdagangan Ahli Pertama Rafni Maradjati, mengikuti kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Selasa (17/3/2026).

 

Sidak dilaksanakan di tiga titik lokasi strategis, yakni Pasar Manonda, Pasar Masomba, dan Gudang Bulog, guna memantau secara langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

 

Kegiatan sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Muhamad Irfan Sukarna, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng Jusri Pakke, Anggota DPRD Sulteng Hendri Kusuma Muhidin, serta para kepala perangkat daerah dan pimpinan lembaga terkait.

 

Dalam keterangannya, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan di lapangan terdapat beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya adalah daging sapi, yang sebelumnya berada pada kisaran Rp135.000/kg kini meningkat menjadi sekitar Rp150.000/kg, yang disebabkan oleh keterbatasan pasokan di pasaran.

 

Selain itu, harga ayam potong juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp70.000 per ekor menjadi Rp85.000 per ekor. Sementara itu, untuk harga beras masih relatif stabil dengan kenaikan yang tidak signifikan.

 

Wakil Gubernur juga memastikan bahwa stok pangan strategis masih dalam kondisi aman. Berdasarkan pantauan di Gudang Bulog, saat ini tersedia cadangan beras sekitar 35 ribu ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama 5 hingga 6 bulan ke depan. Selain itu, pasokan Minyakita juga masih tersedia sekitar 120 ribu liter di Gudang Bulog yang diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama 3 hingga 4 bulan ke depan.

 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan laju inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat.

 

 

Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana