(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah turut mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah dalam rangkaian misi kerja sama investasi strategis ke luar negeri guna membangun kemitraan dengan investor dan pemerintah daerah internasional

27 July 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, turut mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, dalam rangkaian misi kerja sama investasi strategis ke luar negeri guna membangun kemitraan dengan investor dan pemerintah daerah internasional.

Misi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempercepat pembangunan ekonomi melalui hilirisasi industri dan peningkatan investasi yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah bagi sumber daya alam daerah.

Melalui semangat kolaborasi, Sulawesi Tengah diarahkan menjadi pusat pertumbuhan industri yang modern, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hilirisasi dipandang bukan sekadar pembangunan kawasan industri, melainkan strategi membangun masa depan daerah yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera.

Salah satu hasil penting dari misi tersebut adalah penguatan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok. Kemitraan ini dirancang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga pada pengembangan sektor-sektor produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kerja sama strategis tersebut mencakup tujuh bidang prioritas, yakni hilirisasi industri durian, pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, penguatan perdagangan komoditas unggulan, pengembangan teknologi dan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

Momentum bersejarah dalam kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kontrak niat pembelian (Letter of Intent/LoI) durian beku senilai lebih dari 50 juta Yuan Renminbi, atau sekitar Rp112 miliar. Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperluas akses komoditas unggulan Sulawesi Tengah ke pasar internasional sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra penghasil durian berkualitas di Indonesia.

Kontrak tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian, mendorong percepatan hilirisasi, memperkuat rantai pasok, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Kerja sama antara Sulawesi Tengah dan Provinsi Sichuan menjadi bukti bahwa potensi daerah mampu bersaing di pasar global ketika didukung oleh kemitraan strategis, kualitas produk yang kompetitif, serta komitmen kuat dalam pengembangan sektor hilir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis kolaborasi ini akan menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, perdagangan internasional, dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.


Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana