(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan audiensi dari tim peneliti Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung

09 July 2026

Palu, 9 Juli 2026 – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah Richard Arnaldo menerima kunjungan audiensi dari tim peneliti Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) di Ruang Kerja. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas didampingi oleh Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Margie Lestari serta Kepala Bidang Sarana, Prasarana & Pemberdayaan Industri Mira Yuliastuti.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut tim peneliti SBM ITB dalam rangka pelaksanaan penelitian berjudul Strengthening Market Access for Donggala Woven Fabric through a Co-creation and Digital Marketing Platform Based on Motif Documentation (Buya Bomba–Buya Sabe). Penelitian tersebut bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat akses pasar Tenun Donggala melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Santi Novani berdiskusi mengenai arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam pengembangan industri tenun, penguatan UMKM, digitalisasi pemasaran, pelestarian motif dan nilai budaya Tenun Donggala, serta peluang sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas penenun, dan pelaku usaha.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Fungsional Analis Perdagangan pada Bidang Perdagangan Luar Negeri, Fikri serta Pelaksana Industri Seksi Industri Kemasan dan Kerjainan Daerah UPT Pengembangan Produk Industri Pangan dan Kerajinan Daerah, Mitra Syahraeni Emeralda yang turut mendampingi jalannya diskusi dan pertukaran informasi selama kegiatan berlangsung.

Melalui audiensi ini diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan SBM ITB dalam mendukung pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal, memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong Tenun Donggala menjadi produk unggulan yang semakin dikenal di tingkat nasional maupun global.

Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana