(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

09 July 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (9/7/2026).

Rapat dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido , serta dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, para kepala OPD dan lembaga terkait. Kegiatan juga diikuti secara hybrid oleh kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah beserta anggota TPID kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Richard Arnaldo menegaskan komitmen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui berbagai program strategis, salah satunya pelaksanaan pasar murah bersubsidi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, membacakan hasil rekomendasi Rapat Koordinasi Daerah TPID Provinsi Sulawesi Tengah yang menjadi arah kebijakan pengendalian inflasi ke depan, yaitu:

1. Meningkatkan produksi komoditas pangan lokal, terutama komoditas penyumbang inflasi seperti cabai rawit dan beras.
2. Memperluas kerja sama antardaerah untuk menjamin pasokan komoditas strategis.
3. Memperkuat pengawasan distribusi BBM dan LPG bersubsidi.
4. Mengoptimalkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, khususnya di wilayah yang mengalami kenaikan harga.
5. Meningkatkan efektivitas komunikasi kepada masyarakat terkait perkembangan harga dan upaya stabilisasi.
6. Melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah 2025–2027 sebagai acuan program TPID.
7. Menyusun rencana kontingensi sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana alam di Sulawesi Tengah.
8. Memperkuat kolaborasi dan kerja sama antardaerah dalam pengendalian inflasi.
9. Melaksanakan simulasi koordinasi lintas instansi secara berkala agar respons terhadap gangguan pasokan dan distribusi dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pengendalian inflasi di Sulawesi Tengah dapat berjalan lebih efektif sehingga stabilitas harga, kelancaran distribusi, dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana