(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Disperindag Sulteng Gelar FGD Edukasi Ekspor bagi BUMDes dan Koperasi Desa

20 May 2026

Palu, 20 Mei 2026 — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Edukasi Upaya Ekspor bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa (Kopdes) di Aula Subi Disperindag Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (20/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pemahaman mengenai peluang serta tata cara ekspor produk unggulan desa.

FGD Edukasi Upaya Ekspor bagi BUMDes dan Koperasi Desa tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Provinsi Sulawesi Tengah, @margielesnunsa. Turut hadir Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri, @mira_yuliastuti, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah @bank_indonesia_sulawesitengah, serta instansi terkait dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah @diskopukm.sulteng dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Tengah @dpmd.sulteng.

Kegiatan ini turut melibatkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi dan penguatan kapasitas kepada pelaku usaha desa, khususnya dalam pengembangan komoditas lokal berorientasi ekspor.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membuka peluang pasar internasional serta mendorong strategi pengembangan produk desa agar mampu bersaing di pasar global. Selain itu, kegiatan juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi potensi komoditas unggulan desa yang memiliki peluang dipasarkan ke luar negeri.

Dalam FGD tersebut juga teridentifikasi sejumlah kendala yang dihadapi pelaku UKM dalam upaya ekspor, di antaranya pemenuhan bahan baku, kuantitas pasokan yang belum stabil, sertifikasi produk, orientasi usaha yang masih berfokus pada pasar lokal, keterbatasan pembiayaan ekspor, serta lemahnya manajemen usaha. Kendala-kendala tersebut menjadi perhatian bersama guna mendorong peningkatan daya saing produk unggulan daerah di pasar internasional.

Selain itu, dari hasil diskusi diketahui bahwa penguatan ekspor berbasis desa melalui integrasi BUMDes, Kopdes, UMKM, dan supply chain ekspor dalam mendukung indikator peningkatan ekspor barang dan jasa daerah memerlukan beberapa langkah strategis, di antaranya perlunya pemetaan potensi dan penguatan BUMDes serta KDMP, pemberian edukasi dan pendampingan ekspor, serta penguatan supply chain dan market linkage.

Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana