Palu — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, didampingi Kepala UPTD Pengembangan Produk Industri Pangan dan Kerajinan (P2IPK) Hapit Tolla, menerima kunjungan Prof. Felix Tinoziva Mavondo dari Monash University Australia, bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako, Prof. Wahyuningsih, beserta rombongan, Senin, 5 Oktober 2026.
Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas, Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan interview riset kerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako dengan Monash University, sekaligus menjadi momentum silaturahmi dengan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas peluang penjajakan kerja sama dalam pengembangan industri kreatif di Sulawesi Tengah, khususnya dalam mendorong peningkatan daya saing produk daerah serta membuka akses yang lebih luas menuju pasar global.
Kepala Disperindag Sulteng, Richard Arnaldo, menyambut baik kunjungan dan peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di Sulawesi Tengah.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan produk, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas pelaku industri, penguatan strategi pemasaran, serta perluasan jejaring pasar internasional bagi produk-produk unggulan Sulawesi Tengah.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Galeri IKM Pangan dan Kerajinan Daerah Sulawesi Tengah. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi rombongan untuk melihat secara langsung beragam produk industri kreatif yang dihasilkan oleh pelaku IKM di Sulawesi Tengah, sekaligus memperoleh gambaran mengenai potensi, karakteristik, dan kondisi produk lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
Melalui kunjungan dan penjajakan kerja sama ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara Disperindag Sulteng, Universitas Tadulako, Monash University, serta para pelaku industri kreatif dalam mendorong produk lokal Sulawesi Tengah semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar global.
Sumber : Humas Disperindag Sulteng / PPID Pelaksana